Telat Mengembalikan Buku PUSDA 3 Tahun

Terkadang suatu tragedi berawal dari hal sederhana. Sesederhana pertanyaan adik kecil ku ridho yang bertanya “kak kenapa buku perpustakaan umum tidak kakak kembalikan ?”

Saya sangat kaget mendengar nya, sontak otak saya langsung berfikir bahwa pertanyaan adik saya ada benar nya juga.

Selama ini memang banyak sekali buku dari perpustakaan daerah yang menumpuk di rumah saya, buku itu awal nya adalah buku yang terlambat saya kembalikan namun karena sudah bertahun-tahun tidak di kembalikan akhirnya buku itu sudah saya anggap buku sendiri 😀

Di suatu siang saya tidak sengaja mendengar ceramah seorang ustad yang mengatakan bahwa setiap barang yang bukan hak kita hukumnya wajib di kembalikan, tertarik dengan isi ceramah nya saya menelusuri lebih dalam dengan berkonsultasi dengan ustad saya di MA dulu.

Ustad saya mengatakan bahwa benar bahwa semua barang yang bukan hak kita, wajib hukumnya di kembalikan.

Durrrr……

Hati saya bergetar saudara 😀

Bagaimana tidak puluhan buku dan barang yang ada di lemari saya adalah barang yang status nya adalah pinjaman.

Maka dengan bertanggung jawab saya berusaha mengembalikan barang itu satu persatu.

Semua dimulai dari mengembalikan buku ke perpustakaan, saya mengumpulkan setidaknya ada 10 buku milik perpustakaan di lemari buku saya, banyak sekali set dah wkwk

Setelah semuanya terkumpul saya mengecek tanggal pengembalian nya, ternyata horor sekali buku itu rata2 harus di kembalikan 3-4 tahun yang lalu.

Saya kaget sekali saudara 😀

Jika satu hari denda nya 1000 rupiah maka berapa rupiah yang harus saya keluarkan untuk 10 buku yang telat di kembalikan 3-4 tahun.

1 jt ? 3 jt ? Atau mungkin 5 jt?

Set dah tobat ane telat mengembalikan buku !

Karena di dompet hanya ada rp.250.000 dengan goblok nya saya berani kan saja diri saya untuk mengembalikan buku-buku tersebut ke perpustakaan daerah.

Dengan mengucap bismillah saya mengendarai motor menuju perpustakaan daerah, setelah sampai ada perasaan gugup di hati saya , saya takut di denda 5 jt kapten 😀

Setelah masuk ke gedung perpustakaan ada perasaan dingin-dingin kaya gimana gitu, saya lihat sekeliling….

Ternyata dari AC kapten 😀

wajar…..

Saya pun berjalan dengan pongah nya menuju meja pengembalian buku. Dan terjadi percakapan anatara saya dan pegawai yang berusia sekitar 20 tahunan itu

“Mbak saya mau balikin buku”

“Oh silahkan mas, bisa saya lihat buku nya”

“Ok mbak ini mbak buku-buku nya”

Kata saya sembari menyerahkan 10 buku tadi

“Ini udah 3 tahun ya mas ?”

“Hehehe iya mbak”

Saya nyengir horor!

“Yaudah mas ikut saya ke ruang kepala perpustakaan sekarang !”

Ampun kapten!!!!!

Dengan bersungut saya ikut saja, saya serahkan takdir saya kepada tuhan yang maha esa.

Saya pun di bawa melewati lorong muram, perasaan saya persis seperti Napi yang akan di bawa menghadapi eksekusi mati.

Gugup tanpa harapan !

Mati lah kau bujang !

Saya tiba di depan pintu tertulis

“kepala perpustakaan”

Saya pun di dipersilahkan masuk

Ketika masuk saya menemukan seorang pria tambun dengan wajah jenaka.

“pak orang ini mau mengembalikan buku yang 3 tahun lalu beliau pinjam”

Begitu kata pegawai itu melapor ke atasan nya

Pria itu melihat saya dari atas ke bawah

Gugup lah saya kapten 😀

Dia mendakati diri saya dan……..

Tanpa di duga dia mengeluarkan kata-kata yang menjadikan hati ini lega

Lapang

Terbang

Melayang

Dia berkata

“Hmmmm 3 tahun ya? Boleh juga. Ya sudah letakkan saja ke lemari semoga nanti buku ini bermanfaat untuk umat. Syukurlah kamu jujur”

Jujur? Orang jujur macam apa yang sengaja menumpuk buku perpustakaan di lemari pribadi nya lebih 3 tahun lamanya wkwk

Tapi tak masalah pujian tetap pujian.

Dengan lapang dada saya menjawab

“Hehehe iya pak”

Stop!

Tunggu dulu!

Saya masih ragu tentang masalah denda,

Bagaiman kalau tiba-tiba dia minta 5 jt

Oh god……

Muka saya kembali cemas tapi sepertinya pria tambun ini mengetahui nya dari semburat waJah saya

“Tenang saja, tidak ada denda. Kami tidak memberlakukan nya lagi sejak ada heboh pungli”

Alhamdulillah perasaan saya lega kali wkwkwk

Saya pun menyalam bapak itu dan permisi pulang

Dimotor ketika pulang seakan bersenandung fredie mercury dengan lagu “we are the champion” nya mengiringi lega nya hati saya.

Satu beban telah terselesaikan

Yang lain akan menunggu giliran,

Pelajaran yang saya pelajari hari ini adalah bahwa sebesar apapun maslah jika kita berani bertanggung jawab maka insha allah maslah itu bisa di selesaikan dengan baik-baik.

Dan satu lagi!

Jangan telat mengembalikan buku PUSDA sampai 3 tahun lamanya.

6 thoughts on “Telat Mengembalikan Buku PUSDA 3 Tahun

Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Website Powered by WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: