Berperang Melawan Depresi

Saya ingat betul hari dimana saya memutuskan untuk berperang melawan depresi. Semuanya dimulai dari perasaan cemas yang seakan tiada ujungnya, perlu anda ketahui saya waktu itu sudah merasa cemas lebih dari 3 bulan, semuanya saya hadapi dengan sabar, hingga akhirnya pada hari kamis sore saya begitu muak dengan kondisi itu dan memutuskan untuk menelpon rumah sakit jiwa.

Saya bukanlah seorang resedivis rumah sakit jiwa, jadi saya sama sekali tidak tahu harus berbicara dengan siapa atau menelpon nomor yang mana (waktu itu ada lebih dari 2 nomor rumah sakit jiwa yang saya temukan). dalam keadaan bingung saya memutuskan untuk menelpon seluruh nomor yang ada, kabar buruknya mereka tidak merespon. Saya tambah putus asa.

perjalanan suram melawan depresi
perjalanan suram melawan depresi

Depresi adalah penyakit medis, dan pengobatannya juga harus melalui pendekatan medis. Perlu anda ketahui sebelum saya menelpon rumah sakit jiwa untuk memohon bantuan mereka, saya telah mencoba berbagai macam cara, saya sudah mencoba mendatangi dukun/paranormal ( jujur awalnya saya mengira penyakit ini adalah sihir!), saya juga pernah datang ke seorang kiai dengan wajah penuh air mata karena takut dengan suara di dalam kepala saya (dia selalu mampu menenangkan saya dengan petuah bijaknya!) dan saya juga pernah minum ramuan dari tetua desa dengan harapan air ramuan itu dapat mengangkat seluruh penyakit yang selama ini ada (sejujurnya ramuan itu lebih mirip rasa sirup marjan dengan tambahan aroma minyak tanah). Well, Pada akhirnya kita sama-sama tahu bahwa usaha itu sama sekali tidaklah berguna untuk menyelesaikan penyakit depresi.

Mungkin sebagian dari anda bertanya kenapa saya tidak langsung saja ke rumah sakit jiwa untuk menemui Pskiater? bukankah di zaman sekarang hal itu amatlah mudah ? bahkan beberapa rumah sakit pemerintah sudah mengcover biayanya dengan Asuransi BPJS, lalu mengapa waktu itu saya hanya sebatas menelepon saja ?

Alasan kenapa waktu itu saya tidak langsung saja pergi menemui Pskiater adalah karena saya merasa belum siap untuk berterus terang kepada keluarga dan teman dekat saya mengenai kondisi kesehatan mental yang semakin hari semakin menurun. Jujur saya bingung harus bilang bagaimana dengan mereka, saya juga tidak mau mengambil resiko dengan membuat mereka khawatir atau yang paling parah, mereka akan merasa takut dan berbalik menjauhi saya. Jadi, seperti para penderita depresi lainnya, saya memilih untuk mengasingkan diri.

Melawan depresi tidak dapat dilakukan seorang diri
Melawan depresi tidak dapat dilakukan seorang diri

Jika anda terkena depresi, Maka jangan pernah coba untuk mengasingkan dan mengisolasi diri. Dibutuhkan keluarga, teman dan orang terdekat untuk mensupport peroses pemulihan anda. Ingat : Semakin dalam dan semakin berkualitas intensitas hubungan yang anda miliki, maka akan semakin mudah anda menghadapi badai ‘Depresi’.

Pertempuran melawan depresi tidak mungkin dimenangkan seorang diri, untuk menang melawannya diperlukan semacam persekutuaan atau aliansi. Sadar akan pentingnya peran keluarga dan teman dekat, saya pun mulai mencoba untuk membuka diri. Saya beranikan diri untuk bicara langsung kepada keluarga dan teman dekat saya mengenai penyakit yang sedang saya alami, saya tahu ini adalah hal yang berat, namun kita harus berani memulainya.

Seperti pada umumnya, pasti anda akan menemukan orang yang acuh dan tak peduli, namun dibalik semua penolakan itu akan selalu ada orang baik yang siap menerima anda apa adanya. Mulai hari ini, orang-orang inilah yang menjadi keluarga anda. Sayangi dan kasihilah mereka.

Saya akui 100% bahwa pengobatan medis yang saya jalani sekarang adalah berkat bantuan orang-orang terdekat saya. Ambil contoh, kita tahu bahwa Pskiater adalah orang yang paling bertanggung jawab dalam proses medikasi, tapi seperti dokter spesialis lainnya, kita membutuhkan pskiater yang berpengalaman untuk menjadikan pengobatan kita jauh lebih efektif.

Sayangnya, menemukan data dan informasi mengenai Pskiater berpengalaman tidak lah semudah menemukan peraktik dokter spesialis lainnya. Saya tidak tahu pasti apa penyebabnya, namun saya berspekulasi bahwa kemungkinan besar hal ini terjadi karena stigma masyarakat kita yang selalu menganggap ‘tabu’ pengobatan penyakit jiwa.

Saya termasuk beruntung karena dapat bertemu langsung dengan Pskiater paling berpengalaman di palembang, saya kenal beliau dari temannya yang kebetulan rekan bisnis ibu saya. Sejak menjalani pengobatan medis dengan beliau saya merasakan adanya perubahan ke arah yang lebih baik, dengan rutin minum obat dan disiplin berkonsultasi, saya perlahan-lahan sembuh dari depresi.

Walaupun jujur di bulan pertama mengkonsumsi obat saya merasa sama sekali tidak ada perubahan, begitupun dibulan kedua dan ketiga. Hampir tidak ada perubahan yang signifikan. Namun perlahan tapi pasti, kesehatan saya mulai sedikit agak membaik di bulan ke empat, pada bulan kelima dan keenam saya mulai dapat berfikir dengan tenang. Pada bulan selanjutnya saya pun perlahan berhasil keluar dari gelapnya depresi.

Terapi pengobatan melawan depresi terbukti efektif bagi saya pribadi
Terapi pengobatan melawan depresi terbukti efektif bagi saya pribadi

Pengobatan melawan depresi bukanlah hal yang instan. obat yang diresepkan oleh Pskiater berbeda jauh dengan obat sakit kepala yang dapat anda beli bebas di warung klontong. obat sakit kepala di warung klontong dapat menyembuhkan sakit anda dalam hitungan jam, sedangkan obat terapi penyakit mental seperti depresi membutuhkan waktu yang panjang.

Saya harap anda dapat bersabar dalam menjalani pengobatan ini, memang tadi sudah dibahas bahwa terapi ini mebutuhkan waktu yang agak sedikit panjang, namun inilah satu-satunya cara terbaik yang dapat kita tempuh.
(Kecuali anda belum kapok dengan pengobatan ‘Klenik’ yang hanya akan menghabiskan dana dan tenaga anda.)

Depresi adalah sakit yang dapat diobati dengan terapi obat yang tepat, semakin cepat anda berobat maka semakin besar peluang anda untuk sembuh. Jangan pernah menyimpan penyakit depresi sendirian di dalam hati, hal itu hanya akan membuat anda lelah. Mulailah membuka diri dan mulailah berbagi keluh kesah dengan orang-orang yang anda sayangi.

Ayo jangan patah semangat, mulai hari ini kita nyatakan perang melawan depresi! mulai hari ini ayo kita ambil langkah kecil untuk memulai terapi medikasi, jangan ada lagi perasaan putus asa. Buktinya saya bisa melewati gelapnya depresi, kalau saya saja bisa melewatinya, maka andapun pasti bisa !

Baca Juga : Sebuah Catatan Penderita Skizofrenia

6 thoughts on “Berperang Melawan Depresi

Add yours

    1. bener sekali mas, masih banyak pradigma masyarakat yang keliru tentang kesehatan jiwa.
      saya setuju sekali dengan hal itu 😀
      Depresi itu punya akar permasalahan yang panjang baik dari segi kimiawi otak, keadaan lingkungan, bahkan bisa dirunut sampai genetika.
      sayangnya masyarakat kita masih menganggap ini sebelah mata, mungkin karena kurangnya edukasi di sekolah2 kita wkwkw

  1. Hi Ilham 🙂 semoga kabarmu baik-baik saja yaa sekarang.

    Aku setuju banget pengobatan ke psikiater itu ga lgsg keliatan dalam hitungan 1-2 bulan, dan itulah yang sering bikin org lgsg putus asa dan tiba tiba menghentikan pengobatan mereka. Akupun dulu gitu. Malah sempet ganti dokter juga karena emang ga cocok, obatpun juga sempet ganti resep. Tapi Alhamdulillah skrg baik2 aja, walaupun setiap bulan masih suka panic attack attack.

    It’s good to know that you finally chose to seek for help and eventually got better.

    1. bener banget mbak, terkadang orang awam belum paham bahwa pengobatan jiwa itu butuh waktu.
      semoga lekas membaik mbak 😀
      oh ya saya kemarin coba baca buku filosofi teras dan seni bersikap bodo amat,
      itu cukup membantu mengubah paradigma kita ketika panic atack
      dicoba deh hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Website Powered by WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: